Pernahkan sahabat hino memperhatikan simbol lampu di panel indikator truk dan bus hino? Mungkin kita sering memperhatikan simbol – simbol tersebut, tetapi apakah kalian tau akan arti dan maksud dari simbol tersebut bila menyala. Tentu akan sangat berbahaya bila pengemudi tidak memahami simbol tersebut pada saat mengendarai kendaraan, akibatnya kendaraan bisa rusak atau bahkan bisa berakibat kecelakaan di perjalanan. Karena itu kami akan membantu sahabat hino untuk mengenal simbol lampu di panel indikator truk dan bus hino (bagian 2)
Berikut daftar dan penjelasan berbagai indikator yang tertera di panel instrumen:
Indikator PTO menyala dan buzzer berbunyi bila switch telah ditekan ke posisi ON. PTO ini hanya ada di truk dump dan mixer yang berguna untuk menaikan/ menurunkan dump atau memutar tangki molen (mixer).
Exhaust brake pada hino ranger akan berfungsi dan lampu indikator akan menyala ketika tuas di sisi kiri roda kemudi ditarik kebawah dan kaki anda tidak menekan pedal gas serta pedal kopling. Fitur ini akan membantu untuk memperkuat daya pengereman yang ditimbulkan oleh engine brake.
Exhaust brake pada hino dutro akan berfungsi dan lampu indikator akan menyala ketika tuasnya ditarik kebawah dan kaki anda tidak menekan pedal gas serta pedal kopling. Fitur ini akan membantu untuk memperkuat daya pengereman yang ditimbulkan oleh engine brake.
Indikator check engine menyala bila sistem bahan bakar tidak normal atau rusak, jika mesin tidak dapat dihidupkan kembali maka pindahkan kendaraan ke tempat yang aman dengan mendereknya. Kemudian segera hubungi dealer hino terdekat dilokasi anda berada.
Indikator lampu jauh menyala bila lampu utama telah dinyalakan dan tuas pada sisi kanan roda kemudi ditekan ke bawah (High Beam) atau ketika tuas ditekan ke atas (Passing). Pada posisi passing lampu akan menyala, selama tuas dipertahankan ke atas, posisi passing digunakan untuk memberi tanda pada kedaraan di depan. Posisi passing juga dapat digunakan ketika lampu pada posisi OFF
Indikator low range menyala bila range shift switch yang berada di tuas kopling di geser ke bawah. Gigi transmisi pada low range adalah gigi rendah ( R – C – 1 – 2 – 3 – 4 ). Pada saat switch pada posisi LOW dan kendaraan melibihi kecepatan standar maka buzzer akan berbunyi dan lampu indikator low range akan berkedip.
Indikator high range menyala bila range shift switch yang berada di tuas kopling di geser ke atas. Gigi transmisi pada high range adalah gigi tinggi ( 5 – 6 – 7 – 8 ). Pada saat akan melakukan perpindahan dari gigi tinggi/ High Ranger ke gigi rendah/ Low Range, maka pastikan gigi sudah berada di gigi 5. Kemudian turunkan kecepatan dan RPM di 2.150 / 1.700 r/rim, lalu geser shift switch ke bawah (low range) dan ganti ke gigi 4 secara perlahan.
Indikator lampu kabut menyala bila lampu utama telah diaktifkan dan switch lampu kabut ditekan ke posisi ON. Gunakan lampu kabut pada saat pandangan buram pada jalanan berkabut dan sebagainya.

Jl. Kalianak Timur No. 352 B Surabaya